Irigasi Sistem SRI Sebagai Solusi Kelangkaan Air dan Peningkatan Produksi Padi di Daerah Irigasi Jatiluhur SPRAY DRYER

Authors

  • Ariani Budi Safarina Universitas Jenderal Achmad Yani

DOI:

https://doi.org/10.26874/jt.vol6no2.271

Abstract

Issue kelangkaan air sudah menjadi masalah internasional. Setiap saat air berkurang sementara kebutuhan terus meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dunia. Manajemen sumberdaya air yang tepat di daerah irigasi Jatiluhur, sangat dibutuhkan untuk masalah ini. Disamping itu juga teknologi yang digunakan. 

Kebutuhan air untuk pertanian memenuhi peringkat prioritas pertama di Jatiluhur, di samping kebutuhan untuk air bersih dan industri. Dengan demikian teknologi dalam pertanian yang dapat mereduksi kebutuhan air selama pertumbuhan hingga panen, merupakan langkah solusi.

Irigasi SRI merupakan sistem pertanian yang kebutuhan airnya 6096 dari sistem irigasi biasa, dan produktivitasnya dua hingga tiga kali lipat irigasi biasa. Jika sistem irigasi ini diterapkan di daerah irigasi Jatiluhur, maka kelangkaan air dan efisiensi pemakaian air dapat dilakukan. Di samping itu air yang masih ada dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan air minum bagi masyarakat dan juga Industri. Dengan demikian profit dari air minum dan industri meningkat, juga benefit dari Irigasi.

Author Biography

  • Ariani Budi Safarina, Universitas Jenderal Achmad Yani

    Teknik Sipil

References

Chow VT, Maidment, 1988, Mays Larry W., Applied Hidrologi, McGraw-Hill International Edition

Norman Uphoff, 2004, System of Rice Intensification Responds to 21†Century Needs, FAO, Rome

Soemarto CD, 1987, Hidrologi Teknik, Usaha Nasional, Surabaya, Indonesia

Thomas R Sinclair,2004, Agronomic UFOs Waste Valuable Scientific Resources, Rice Today

Additional Files

Published

2020-09-01

How to Cite

Irigasi Sistem SRI Sebagai Solusi Kelangkaan Air dan Peningkatan Produksi Padi di Daerah Irigasi Jatiluhur SPRAY DRYER. (2020). Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu Dan Aplikasi Teknik, 6(2), 519-522. https://doi.org/10.26874/jt.vol6no2.271