Analisis Kinerja Dua Simpang Berdekatan dengan Koordinasi Waktu Sinyal di Kota Cimahi
DOI:
https://doi.org/10.55893/jt.vol24no2.744Kata Kunci:
Simpang, Berdekatan, Kinerja, Koordinasi Sinyal, PTV VISSIMAbstrak
Kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan menjadi permasalahan krusial, khususnya pada simpang-simpang strategis yang tidak memiliki sistem pengaturan sinyal lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja eksisting simpang Citeureup dan simpang Cidahu di Kota Cimahi serta mengkaji kinerja penerapan sistem koordinasi sinyal antar simpang. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk memperoleh data primer berupa volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan panjang antrian, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan berdasarkan pendekatan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan simulasi mikroskopik menggunakan perangkat lunak Planung Transport Verkehr – Verkehr in Städten SIMulationsmodell (PTV VISSIM). Hasil penelitian menunjukkan kondisi eksisting kedua simpang mengalami hambatan dengan panjang antrian (261.88 - 40.751 meter) dan tundaan (89.35 - 28.651 detik).etelah penerapan koordinasi sinyal, terjadi peningkatan volume lalu lintas yang bisa dilewatkan hingga 24–29% serta pengurangan tundaan rata-rata sebesar 22–32%. Penggunaan simulasi mikroskopik terbukti dapat digunakan sebagai metode dalam perencanaan dan evaluasi lalu lintas elemen jalan perkotaan. Untuk pengembangan jangka panjang, integrasi sistem sinyal dengan pusat kendali lalu lintas berbasis teknologi adaptif dapat diterapkan guna meningkatkan respons terhadap dinamika lalu lintas yang terus berubah.
Referensi
Aditya, R., Hanafi., Pamungkas, B.,M.C., Rusgiyarto, F. (2020). Evaluasi Kinerja Simpang Tak Bersinyal Pemkot Cimahi dengan Metode Simulasi. Journal Prosiding Simposium Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi ke-23
Al-Nakhala, M., Al-Sakhra, A., & Beirut, B. (2023). Effect of Signal Coordination on The Traffic Operation of Urban Corridor. Research Gate.
Badan Pusat Statistik Kota Cimahi (2019-2021): Kota Cimahi dalam Angka 2019-202. https://cimahikota.bps.go.id/.
BM. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.
Desijayanti, G., Hanafi., Islami, W.S., Rusgiyarto, F. (2019). Evaluasi Kinerja Simpang Armed Kota Cimahi degan Metode Simulasi. Journal Prosiding Simposium Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi ke-22.
FHWA. (2021). Traffic Signal Timing Manual: Chapter 6 - Federal Highway Administration Operations. ttps://ops.fhwa.dot.gov/publications/fhwahop08024/chapter6.htm
Fitzpatrick, K., Nowlin, L., & Carlson, P. J. (2000). Traffic Signal Coordination: State of the Practice. Texas Transportation Institute.
Gunarathne, D., Amarasingha, N., & Wickramasinghe, V. (2023). Traffic Signal Controller Optimization Through VISSIM to Minimize Traffic Congestion, CO and NOx Emissions, and Fuel Consumption. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/369988862_Traffic_Signal_Controller_Optimization_Through_VISSIM_to_Minimize_Traffic_Congestion_CO_and_NOx_Emissions_and_Fuel_Consumption
Hanafi, H., Rusgiyarto, F., & Tita, R. (2019). Analisis Kinerja Gerbang Tol Baros 1 dengan Metode Simulasi Mikroskopik. Seminar Nasional Teknik Sipil UNJANI.
Li, J., Peng, L., Hou, K., Tian, Y., Ma, Y., Xu, S., & Qiu, T. Z. (2023). Adaptive signal control and coordination for urban traffic control in a connected vehicle environment: A review. Digital Transportation and Safety, 2(2), 89–111. https://doi.org/10.48130/DTS-2023-0008
Munawar, A. (2004). Manajemen Lalu Lintas dan Rekayasa Transportasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
NACTO. (2023). Coordinated Signal Timing, National Association of City Transportation Officials. https://nacto org/publication/urban-street-design-guide/intersection-design-elements/traffic-signals/coordinated-signal-timing/
Oglesby, C. H., & Hicks, R. G. (1982). Highway Engineering. New York: Wiley.
Papacostas, C. S., & Prevedouros, P. D. (2005). Transportation Engineering and Planning (3rd ed.). New Jersey: Prentice Hall.
Rusgiyarto, F., Hanafi, H., & Hadinagoro, R. (2018). Analisis Kinerja Rencana Simpang Susun Pasir Koja Ruas Tol Soreang–Pasir Koja. Proceeding FSTPT-22.
Sari, D. A., & Putra, R. A. (2023). Traffic Signal Coordination Based on Vissim Software (Case Study of Sudirman Road in Denpasar City, Indonesia). Research Gate.
Taylor, B.W. (1996). Introduction Management Science. Edisi kelima, Prentice Hall.
Widodo A., Maryunani, W.P., Yuwana, D.S.A., (2018), Evaluasi Dan Pengaturan Simpang Bersinyal Terkoordinasi Dengan Metode Mkji 1997 Dan Transyt 14.1 Di Jalan Brigjen Katamso Kota Parakan, World of Civil and Environmental Engineering v.01, n.1, p.9-14, 2018.
Zhang, Y., Wang, L., & Liu, H. (2023). Enhancing Urban Intersection Efficiency: Utilizing Visible Light Communication in Multi-Intersection Traffic Control Systems. MDPI Sensors, 23(2), 31. https://www.mdpi.com/2624-8921/6/2/31
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ferry Rusgiyarto, Jimmy Chandra, Adien Sekar Apriliani, Nadila Silviani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menyerahkan artikel di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik untuk keperluan publikasi telah mengetahui bahwa Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik memberikan akses terbuka terhadap konten untuk mendukung pertukaran informasi mengenai ilmu pengetahuan, sesuai dengan penerbitan daring yang berbasis Open Access Journal dan mengikuti Creative Commons Attribution 4.0 International License. Sehingga penulis setuju dengan ketentuan-ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada pihak jurnal dengan pekerjaan secara bersamaan
di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan
dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi pertama artikel tersebut di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan
Aplikasi Teknik.
2. Penulis dapat melakukan perjanjian tambahan untuk hak distribusi non-eksklusif artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini
(misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui bahwa
publikasi pertama dilakukan di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk menyebarkan karya mereka secara daring (misalnya, dalam repositori institusi atau
laman web penulis) setelah artikel terbit (proses penerbitan artikel selesai). Hal ini terkait dengan imbas dari pertukaran
informasi yang produktif (Lihat Pengaruh Open Access).






