Pendistribusian Produk Kartu Seluler untuk Alternatif Rute Terpendek Menggunakan Metode Branch and Bound di PT. T

Authors

  • Chandra Desparaja Universitas Widyatama
  • R. Faris Gumelar Universitas Widyatama
  • Nitta Fitria Anggraeni Universitas Widyatama

DOI:

https://doi.org/10.26874/jt.vol19no01.145

Keywords:

branch and bound, distribution, shortest route

Abstract

PT. T merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang operator seluler. Dalam aktivitas setiap harinya tentu perusahaan akan melakukan pendistribusian produk kepada konsumen yang dilakukan setiap hari. Sistem distribusi barang merupakan salah satu pendukung utama dalam pemasaran produk, tidak adanya kontrol yang baik dalam proses pendistribusian barang dapat berdampak buruk bagi perusahaan. Dilihat dari jumlah distribution center nya dengan data jarak terhadap rute distribusi menimbulkan kondisi yang tidak optimal. Masalah yang dihadapi perusahaan saat ini yaitu rute distribusi yang tidak optimal karena lokasi jarak jauh dari sumber dikarenakan pengiriman antar titik distribusi yang random sehingga berdampak pada biaya distribusi yang menjadi tidak optimal. Dalam menyelesaikan permasalahan perusahaan dapat di lakukan dengan menggunakan metode Branch and Bound. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dapat menggunakan 2 alternatif jalur terpendek dimana masing-masing alternatif menghasilkan jarak tempuh sebesar 84,3 km. Metode ini dapat di gunakan untuk menyelesaikan permasalahan penentuan jalur terpendek yang digunakan untuk meminimalkan waktu distribusi dengan cara mencari jarak dan rute terdekat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angeline., Iryanto., & Tarigan, G. (2014). Penerapan Metode Branch and Bound Dalam Menentukan Jumlah Produksi Optimum Pada CV. XYZ. Jurnal saintia Matematika, 2(2), 137-145. Retrieved June 12, 2020 from https://www.neliti.com/id/publications/221479/penerapan-metode-branch-and-bound-dalam-menentukan-jumlah-produksi-optimum-pada
Chopra, S. & Meindle, P. (2007). Supply Chain Management: Strategy, Planning and Operasion, 2nd or 3rd Edition.
New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Fitriadi., Susanti, D. S., & Nur, S. (2010). Penggunaan Metode Branch and Bound untuk Menyelesaikan
Masalah Penugasan pada Kasus Penyusunan Jaringan Komunikasi. Jurnal Matematika Murni dan Terapan,
4(1), 42-56. Retrieved March 5, 2020, from https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/epsilon/article/view/47
Lieberman, G. J., & Hillier, F. S. (1973). Operations Research, edisi ke-2. San Fransisco: Holden Day, Inc.
Maslihah, S. (2015). Metode Pemecahan Masalah Integer Programming. Jurnal at-taqaddum, 7(2), 212-226. Retrieved June 12, 2020 from DOI: http://dx.doi.org/10.21580/at.v7i2.1203
Mulyono, S. (2017). Riset Operasi Edisi 2. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Pattawala, A. A. & Suhandi, V. (2013). Analisis dan Usulan Rute Optimum dengan Menggunakan Algoritma Generate and Test di PT. Agronesia Divisi AMDK (Agroplas). Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 3(1), 1-14. Retrieved Apr 1, 2020 from https://repository.maranatha.edu/20833/
Siang, J. J. (2014). Riset Operasi dalam pendekatan Algoritmis, edisi ke-2. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Tjiptono, F. (2008). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Penerbit andi

Published

2020-08-28