Rancang Bangun Sistem Penyortiran dan Pemantauan Anak Ayam Sehat dan Tidak Sehat Berdasarkan Bobot dan Suhu menggunakan Platform Internet-of-Things
DOI:
https://doi.org/10.55893/jt.vol24no2.749Kata Kunci:
anak ayam, bobot , internet-of-things , penyortiran, pemantauan, suhuAbstrak
Kondisi kesehatan anak ayam pada fase awal pemeliharaan berperan penting terhadap produktivitas serta efisiensi usaha peternakan unggas. Penelitian ini bertujuan merancang dan merealisasikan sistem otomatis untuk penyortiran serta pemantauan kesehatan anak ayam berdasarkan bobot badan dan suhu tubuh dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem dirancang menggunakan sensor load cell sebagai pengukur bobot, sensor suhu MLX90614, serta mikrokontroler ESP32 sebagai unit pengolah data, dengan indikator keluaran berupa buzzer, LED, dan LCD. Data hasil pengukuran dikirim secara real-time ke platform ThingSpeak untuk keperluan visualisasi dan analisis. Proses klasifikasi dilakukan dengan membandingkan nilai bobot dan suhu terhadap ambang batas standar kesehatan ayam broiler. Anak ayam dikategorikan sehat apabila memiliki bobot 36–40 gram dan suhu tubuh 37–40 °C, sedangkan nilai di luar rentang tersebut menunjukkan kondisi tidak sehat. Hasil pengujian membuktikan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan kondisi anak ayam secara tepat dengan tingkat akurasi mencapai 100% serta menyediakan informasi yang dapat diakses melalui perangkat seluler maupun komputer. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemantauan kesehatan ayam dan mengurangi ketergantungan pada metode manual. Ke depan, pengembangan dapat dilakukan dengan menambahkan algoritma kecerdasan buatan untuk meningkatkan ketelitian klasifikasi.
Referensi
Athiyah, Sugiarto, R. E., Afryandi, R., Ariv, J. E. P., and Perdanasari, L. (2024). Sistem Cerdas Berbasis IoT untuk Pemantauan dan Pengendalian Faktor Produktivitas Ayam Ras Petelur. Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 8(6), 11825-11831.
Fatmaningsih, R., Riyanti, R., and Nova, K. (2016). Performa Ayam Pedaging pada Sistem Brooding Konvensional dan Thermos. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 4(3), 222-229.
Harmono, Sunariyo, and Wadjdi, F. (2023). Proporsi Kelompok Bobot Ayam Parent Stock Broiler Berdasarkan Hasil Grading. Jurnal Dinamika Rekasatwa, 6(1), 132-135.
Hendrikus, Setyanigsih, F. A., and Suhardi. (2022). Sistem Pengontrolan dan Monitoring pada Kandang Ayam Broiler Berbasis Internet of Things (IoT). Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak, 3(1), 117-128. https://doi.org/10.33365/jatika.v3i1.1922
Hidayat, F., Sumiati, S., Afnan, R., and Fadilah, R. (2023). Pengaturan Suhu Brooding pada Performa Ayam Broiler Pelanggan PT New Hope Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(4), 599-606. https://doi.org/10.18343/jipi.28.4.599
Idofitraramdhan, Bustami, M. I., and Riyadi, W. (2023). Perancangan Smart System Ternak Ayam Berbasis IoT Menggunakan Arduino UNO. Jurnal Informatika dan Rekayasa Komputer, 3(1), 511-521.
Imam, and Abdillah, N. (2024). Sistem Pemantau Suhu dan Kelembapan pada Kandang Anak Ayam Berbasis Internet of Things. Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi, 2(1), 509-517.
Komarudin, U., Subarli, H., Kusnandar, and Najmurrokhman, A. (2021). Design and Implementation of a Low-Cost Air Quality Measurement Instrumentation Using Internet of Things Platform and Cloud-Based Messaging Service. Proceedings of the 2021 1st International Conference on Electronic and Electrical Engineering and Intelligent System (ICE3IS), 170-175. https://doi.org/10.1109/ICE3IS54102.2021.9649658
Maryanti, E. V., Haryono, D., and Endaryanto, T. (2023). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Ayam Broiler di Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 11(3), 159-175. https://doi.org/10.23960/jipt.v11i3.p159-175
Nugroho, M., and Astuti, F. Y. (2021). Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Pedaging (Broiler). Daya Saing: Jurnal Ekonomi Manajemen Sumber Daya, 23(1), 59-72. https://doi.org/10.23917/dayasaing.v23i1.14065
Nuryati, T. (2019). Analisis Performans Ayam Broiler pada Kandang Tertutup dan Kandang Terbuka. Jurnal Peternakan Nusantara, 5(2), 77-86. https://doi.org/10.30997/jpnu.v5i2.1931
Oktavia, H., Rochmi, S. E., Suprayogi, T. W., and Legowo, D. (2021). Pertambahan Berat Badan dan Konversi Pakan Ayam Broiler Ditinjau dari Suhu dan Kelembaban Kandang. Journal of Applied Veterinary Science and Technology, 2(2), 5-9. https://doi.org/10.20473/javest.v2.i1.2021.5-9
Priyambodo, D., Dewi, I., and Ayuningtyas, G. (2020). Preferensi Konsumen terhadap Daging Ayam Broiler di Era New Normal. Jurnal Sains Terapan, 10(2), 83-97. https://doi.org/10.29244/jstsv.10.2.83
Qaid, M. M., Albatshan, H. A., Al-Garadi, M. A., and Hussein, E. O. S. (2023). Effect of Two Brooding Systems and Four Stocking Densities on Immune Response and Stress Indicators of Broiler Chicks during the Brooding Period. Italian Journal of Animal Science, 22(1), 615-625. https://doi.org/10.1080/1828051X.2023.2224808
Ramdan, Hamidi, E. A. Z., and Effendi, M. R. (2024). Prototipe Smart Chicken Farm Berbasis Internet of Things Menggunakan Blynk. Jurnal FUSE Teknik Elektro, 4(1), 51-60.
Saputra, J. S., and Siswanto. (2020). Prototipe Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Kandang Ayam Broiler Berbasis Internet of Things. Prosisko, 7(1), 72-83.
Seto, R. (2020). Brooding: Faktor Penentu Keberhasilan Pemeliharaan. Infovet Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan. https://www.majalahinfovet.com/2020/11/brooding-faktor-penentu-keberhasilan.html
Sheir, A. H., Ahmad, F., Yousaf, M., and Abbas, R. Z. (2025). Effect of Different LED Light Colors and Intensities on Growth Performance and Economic Outcomes for Layers Kept in Environment-Controlled House during Brooding Phase. International Journal of Science and Engineering Science Research, 1(1), 75-95.
Suganda, A., Mujahidin, I., Baba, S., and Salman, D. (2024). Fluctuations and Disparity in Broiler and Carcass Price before, during, and after the COVID-19 Pandemic in Indonesia. Heliyon, 10(8), e29073. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e29073
Wali, N. A. J., Rahadi, S., Badaruddin, R., and Nafiu, L. O. (2025). Estimasi Heritabilitas Bobot Badan Ayam Kampung Fase Starter pada Pemeliharaan Intensif. JIPHO Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 7(2), 226-231.
Wicaksono, D., and Kamal, T. (2020). Sistem Pemantau Iklim Mikro pada Kandang Ayam Pedaging Tertutup Berbasis Internet of Things. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 8(2), 100-105. https://doi.org/10.14710/jtsiskom.8.2.2020.100-105
Wilcox, C. H., Sandilands, V., Mayasari, N., Asmara, I. Y., and Anang, A. (2024). A Literature Review of Broiler Chicken Welfare, Husbandry, and Assessment. Worlds Poultry Science Journal, 80(1), 3-32. https://doi.org/10.1080/00439339.2023.2264824
Ye, P., Ge, K., Li, M., Yang, L., Jin, S., Zhang, C., Chen, X., and Geng, Z. (2019). Egg-Laying and Brooding Stage-Specific Hormonal Response and Transcriptional Regulation in Pituitary of Muscovy Duck (Cairina moschata). Poultry Science, 98(11), 5287-5296. https://doi.org/10.3382/ps/pez433
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Zul Fakhri, Dedi Dedi, Kusnandar Kusnandar, Yuda Bakti Zainal, Irvan Budiawan, Asep Najmurrokhman

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menyerahkan artikel di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik untuk keperluan publikasi telah mengetahui bahwa Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik memberikan akses terbuka terhadap konten untuk mendukung pertukaran informasi mengenai ilmu pengetahuan, sesuai dengan penerbitan daring yang berbasis Open Access Journal dan mengikuti Creative Commons Attribution 4.0 International License. Sehingga penulis setuju dengan ketentuan-ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada pihak jurnal dengan pekerjaan secara bersamaan
di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan
dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi pertama artikel tersebut di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan
Aplikasi Teknik.
2. Penulis dapat melakukan perjanjian tambahan untuk hak distribusi non-eksklusif artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini
(misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui bahwa
publikasi pertama dilakukan di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk menyebarkan karya mereka secara daring (misalnya, dalam repositori institusi atau
laman web penulis) setelah artikel terbit (proses penerbitan artikel selesai). Hal ini terkait dengan imbas dari pertukaran
informasi yang produktif (Lihat Pengaruh Open Access).






