Evaluasi Kerapuhan Seismik Gedung Fakultas Teknik UNJANI Menggunakan Metode HAZUS
DOI:
https://doi.org/10.55893/jt.vol25no1.834Kata Kunci:
kerapuhan seismik, Metode HAZUS, probabilitas kerusakan, analisis pushover, kurva kerapuhanAbstrak
Evaluasi kerapuhan seismik pada bangunan pendidikan menjadi penting karena Indonesia memiliki tingkat kegempaan yang tinggi. Evaluasi juga diperlukan untuk mendukung mitigasi risiko dan keberlanjutan fungsi bangunan pascagempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kerapuhan seismik Gedung Fakultas Teknik UNJANI sebagai bangunan pendidikan melalui integrasi analisis statik nonlinier pushover dan Metode HAZUS. Dengan bantuan perangkat lunak berbasis elemen hingga, bangunan dimodelkan tiga dimensi hingga memperoleh output berupa kurva kapasitas, performance point, dan perpindahan spektral. Kemudian dengan Metode HAZUS diperoleh tingkat kerusakan bangunan (damage states): slight, moderate, extensive, dan complete. Hasil analisis menunjukkan bahwa gedung termasuk tipe struktur rangka beton bertulang tingkat menengah (C1M) dengan level seismisitas tinggi. Kinerja struktur berada pada level Immediate Occupancy baik pada arah X maupun Y, yang menunjukkan bahwa struktur masih memiliki kapasitas yang baik setelah menerima beban gempa rencana. Probabilitas kerusakan untuk arah X adalah 0,0% complete, 10,0% extensive, 99,6% moderate, dan 100,0% slight, sedangkan untuk arah Y adalah 0,0% complete, 16,0% extensive, 99,9% moderate, dan 100,0% slight. Dengan demikian, kerusakan dominan berada pada kategori ringan (slight) hingga sedang (moderate). Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan analisis dinamik untuk memperkuat validasi hasil.
Referensi
American Society of Civil Engineers, & Structural Engineering Institute. (2017). ASCE/SEI 41-17 Seismic Evaluation and Retrofit of Existing Buildings. https://doi.org/10.1061/9780784416112.in
Ayuddin, & Bindhu, K. R. (2023). Application of Capacity Spectrum Method (CSM) for Non-Symmetrical Reinforced Concrete High-Rise Buildings As A Tool for Seismic Design. Sinergi (Indonesia), 27(3), 405–414. https://doi.org/10.22441/sinergi.2023.3.011
Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 2052-2017 Baja Tulangan Beton. www.bsn.go.id
Badan Standardisasi Nasional. (2019a). SNI 1726-2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung & Non Gedung.
Badan Standardisasi Nasional. (2019b). SNI 2847-2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung.
Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1727-2020 Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait Untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain.
Badan Standardisasi Nasional. (2025). SNI 9273-2025 Evaluasi dan Rehabilitasi Seismik Bangunan.
Baylon, M. B., Sevilla, M. P. E., Cutora, M. D., Villa, R. S. M., Reynes, P. P. M., & Montemayor, J. V. M. (2022). Development of Fragility Curves for Seismic Vulnerability Assessment: The Case of Philippine General Hospital Spine Building. International Research Journal of Science, Technology, Education, and Management, 2(4), 1–11. https://doi.org/10.5281/zenodo.7559408
California Seismic Safety Commission. (1996). ATC 40 Seismic Evaluation and Retrofit of Concrete Buildings. In IEE Colloquium (Digest) (Vol. 1). https://doi.org/10.1049/ic:19990660
Diamantopoulos, S., Achmet, Z., Stefanidou, S., Markogiannaki, O., & Fragiadakis, M. (2024). Seismic Fragility Curves of RC Buildings Subjected to Aging. GeoHazards, 5(1), 192–208. https://doi.org/10.3390/geohazards5010010
Duan, X., & Pappin, J. W. (2008). A Procedure For Establishing Fragility Functions For Seismic Loss Estimate of Existing Buildings Based on Nonlinear Pushover Analysis.
Federal Emergency Management Agency. (2005). FEMA 440 Improvement of Nonlinear Static Seismic Analysis Procedures.
Federal Emergency Management Agency. (2022). Hazus Earthquake Model User Guidance (HAZUS 5.1). In Federal Emergency Management Agency (Nomor April).
Federal Emergency Management Agency. (2024). HAZUS Earthquake Model Technical Manual (HAZUS 6.1) (Nomor July).
Frans, R., Kalangi, H. T., & Goretti, H. A. (2021). Analisis Kerapuhan Seismik Struktur Beton Bertulang. JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil, 6(1), 17. https://doi.org/10.32511/juteks.v6i1.719
Hasyim, W. (2025). Analisis Kerapuhan Seismik Struktur Gedung Tak Beraturan Dengan Analisis Pushover. Jurnal “MITSU” Media Informasi Teknik Sipil UNIJA, 13(1), 119–130. https://doi.org/10.24929/ft.v13i1.3741
Janous, S. El, Abid, M. A., Afras, A., & Ghoulbzouri, A. El. (2024). Soil-Structure Interaction Influence on the Seismic Performance of Buildings. Civil Engineering and Architecture, 12(2), 798–813. https://doi.org/10.13189/cea.2024.120210
Kementerian Pekerjaan Umum. (2024). Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2024.
Kohns, J., Stempniewski, L., & Stark, A. (2022). Fragility Functions for Reinforced Concrete Structures Based on Multiscale Approach for Earthquake Damage Criteria. Buildings, 12(8). https://doi.org/10.3390/buildings12081253
Kumar, A., & Ghosh, G. (2025). Assessment of Soil Amplification Effects on The Seismic Vulnerability of Irregular Reinforced Concrete Buildings of Varying Heights. In Scientific Reports (Vol. 15, Nomor 1). https://doi.org/10.1038/s41598-025-14145-2
Kuria, K. K., & Kegyes-Brassai, O. K. (2024). Pushover Analysis in Seismic Engineering: A Detailed Chronology and Review of Techniques for Structural Assessment. Applied Sciences (Switzerland), 14(1). https://doi.org/10.3390/app14010151
Maningding, R. A. D., & Baldo, J. N. S. (2024). Fragility Analysis of Pangasinan State University Urdaneta City Campus Buildings. WSEAS Transactions on Environment and Development, 20, 789–809. https://doi.org/10.37394/232015.2024.20.75
Muntafi, Y., Faraodi, R., & Asroni, A. (2018). Damage and Loss Probability Assessment of Reinforced Concrete Building Due To Yogyakarta Earthquake Scenario Using Pushover and HAZUS Analysis (Case Study : Student Center Building, Faculty of Social Science , UNY ). 02014. https://doi.org/https://doi.org/10.1051/matecconf/201822902014
Narwastu, A., Sangadji, S., Devi, R. H., & Safarizki, H. A. (2024). Analisis Kerapuhan Struktur Gedung Dinas Pertanian Kabupaten Pacitan dengan Static Adaptive Pushover. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 13(1), 89–96. https://doi.org/10.22225/pd.13.1.7655.89-96
Nurhidayatullah, E. F., & Kurniati, D. (2021). Potensi Kerusakan Bangunan Bertingkat Sedang Dengan Skenario Gempa Lebih Besar Sama Dengan 5 SR Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Di Yogyakarta. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 125–139. https://doi.org/10.29103/tj.v11i1.409
Paudel, S., Maulana, T. I., & Prayuda, H. (2024). Seismic Vulnerability Assessment of Regular and Vertically Irregular Residential Buildings in Nepal. 10(May), 199–208. https://doi.org/10.22146/jcef.10316
Poudel, J., Khatiwada, P., & Adhikari, S. (2025). Seismic Performance Evaluation of Low-Rise Reinforced Concrete Framed Buildings with Ready-to-Use Guidelines (RUD-NBC 205:2024) in Nepal. CivilEng, 6(3), 1–23. https://doi.org/10.3390/civileng6030050
PT. Wijaya Karya. (2024). Shop Drawing Gedung Fakultas Teknik New UNJANI.
Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN), & PPMB-ITB. (n.d.). Aplikasi Respon Spektra. Puslitbang Perumahan dan Permukiman. Diambil https://rsa.ciptakarya.pu.go.id/
Remki, M., & Kehila, F. (2018). Analytically Derived Fragility Curves and Damage Assessment of Masonry Buildings. Sustainable Civil Infrastructures, 42–54. https://doi.org/10.1007/978-3-319-61914-9_4
Rifki, M., & Teguh, M. (2019). Evaluasi Kerapuhan Seismik pada Struktur Gedung Kuliah Twin Building UMY Menurut SNI 1726-2012. Prosiding Kolokium Program Studi Teknik Sipil (KPSTS) FTSP UII 2019, 52–104. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13988?show=full
Sáenz, U., & Santana, R. (2023). Seismic Vulnerability in Essential Buildings Through Analytical Fragility Curves. 38, 319–333. https://doi.org/10.7764/RIC.00072.21
Sumedi, P. P., & Mulyandari, R. (2025). Kurva Kerapuhan Seismik Pada Struktur Rangka Baja Berbasis Pushover. Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, 11(2), 93–102. https://doi.org/10.52005/rekayasa.v11i2.654
Zuher, M. H., Nasution, A. P., Sidiq, Z. N., Masrilayanti, M., & Tanjung, J. (2023). Fragility Assesment of Mid-Rise RC Building using HAZUS Method in High Seismic Zone. Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain, 1(2), 79–89. https://doi.org/10.25077/jbkd.1.2.79-89.2023
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Raiyyan Rahmi Isda, Laode Azan Muzahab, Akmal Maulana, Desi Gumelarsari, Isma Nurul Rohmah, Syachril Saputra Roswandi, Prima Sukma Yuana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menyerahkan artikel di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik untuk keperluan publikasi telah mengetahui bahwa Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik memberikan akses terbuka terhadap konten untuk mendukung pertukaran informasi mengenai ilmu pengetahuan, sesuai dengan penerbitan daring yang berbasis Open Access Journal dan mengikuti Creative Commons Attribution 4.0 International License. Sehingga penulis setuju dengan ketentuan-ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada pihak jurnal dengan pekerjaan secara bersamaan
di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan
dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi pertama artikel tersebut di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan
Aplikasi Teknik.
2. Penulis dapat melakukan perjanjian tambahan untuk hak distribusi non-eksklusif artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini
(misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui bahwa
publikasi pertama dilakukan di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk menyebarkan karya mereka secara daring (misalnya, dalam repositori institusi atau
laman web penulis) setelah artikel terbit (proses penerbitan artikel selesai). Hal ini terkait dengan imbas dari pertukaran
informasi yang produktif (Lihat Pengaruh Open Access).






