Dampak Pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Bandung (BIUTR) terhadap Fenomena Induced Traffic
DOI:
https://doi.org/10.55893/jt.vol25no1.736Keywords:
induced traffic, intra-urban toll road, transport planning, Bandung, sustainabilityAbstract
The intra-urban toll road development in Bandung has been designed as a solution to address traffic congestion and enhance regional connectivity. However, this capacity-expansion approach carries the risk of triggering the phenomenon of induced traffic, where increased accessibility and travel ease lead to higher traffic volumes. This study aims to analyze the potential impact of induced traffic from the Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) project using a case study method based on planning documents, including the Bandung Spatial Plan (RTRW) and the BIUTR Description of Services. The findings indicate that improved accessibility through toll construction may generate new trips and extend existing travel patterns, potentially resulting in renewed congestion in the long term. This study recommends the integration of road infrastructure planning with the reinforcement of public transport systems to support sustainable urban mobility.
References
Badan Pusat Statistik Kota Bandung. (2023a). Kecamatan Gedebage dalam Angka 2023.
Badan Pusat Statistik Kota Bandung. (2023b). Statistik Transportasi Kota Bandung 2023.
Cervero, R. (2003). Road Expansion, Urban Growth, and Induced Travel: A Path Analysis. Journal of the American Planning Association, 69(2), 145–163. https://doi.org/10.1080/01944360308976303
Dinas Perhubungan Kota Bandung. (2023a). Analisis Kinerja Lalu Lintas Ruas Jalan Arteri Kota Bandung.
Dinas Perhubungan Kota Bandung. (2023b). Laporan Evaluasi Kinerja Operasional Trans Metro Bandung Tahun 2023.
Goodwin, P. B. (1996). Empirical evidence on induced traffic. Transportation, 23(1), 35–54. https://doi.org/10.1007/BF00166218
Japan International Cooperation Agency. (2009). PREPARATORY SURVEY FOR BANDUNG INTRA URBAN TOLL ROAD PROJECT FINAL REPORT.
Kelompok Keahlian Rekayasa Transportasi ITB. (2022). Survei Waktu Tempuh dan Kecepatan Perjalanan di Koridor Perkotaan Bandung.
Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), & PPF Team. (2024). Procurement of Technical Partner for Bandung Intra Urban Toll Road Project (“BIUTR”) Contact Information DESCRIPTION OF SERVICES.
Litman Victoria, T. (2001). Generated Traffic and Induced Travel Implications for Transport Planning Generated Traffic and Induced Travel: Implications for Transport Planning. In ITE Journal (Vol. 71, Issue 4). www.vtpi.orgInfo@vtpi.org
Nemesis, C. (2024). Solusi Kemacetan Jakarta di Depan Mata, Tapi Siapa yang Berani Melangkah? ITDP Indonesia. https://itdp-indonesia.org/2024/11/solusi-kemacetan-jakarta-di-depan-mata-tapi-siapa-yang-berani-melangkah/
Pemerintah Kota Bandung. (2022). Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandung Tahun 2022-2042.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Rafi Sugema, Robi Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menyerahkan artikel di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik untuk keperluan publikasi telah mengetahui bahwa Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik memberikan akses terbuka terhadap konten untuk mendukung pertukaran informasi mengenai ilmu pengetahuan, sesuai dengan penerbitan daring yang berbasis Open Access Journal dan mengikuti Creative Commons Attribution 4.0 International License. Sehingga penulis setuju dengan ketentuan-ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada pihak jurnal dengan pekerjaan secara bersamaan
di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan
dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi pertama artikel tersebut di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan
Aplikasi Teknik.
2. Penulis dapat melakukan perjanjian tambahan untuk hak distribusi non-eksklusif artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini
(misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui bahwa
publikasi pertama dilakukan di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk menyebarkan karya mereka secara daring (misalnya, dalam repositori institusi atau
laman web penulis) setelah artikel terbit (proses penerbitan artikel selesai). Hal ini terkait dengan imbas dari pertukaran
informasi yang produktif (Lihat Pengaruh Open Access).






