Techno-Economic Assessment of Dimethyl Ether (DME)Production through Methanol Dehydration Process
DOI:
https://doi.org/10.55893/jt.vol24no2.797Kata Kunci:
Dimethyl Ether, Metanol, Analisis Tekno-EkonomiAbstrak
Dimethyl Ether (DME) merupakan gas tidak berwarna dan ramah lingkungan yang berpotensi menjadi pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). Penelitian ini menyajikan kajian teknis dan ekonomi secara komprehensif terhadap produksi DME melalui proses dehidrasi metanol dengan kapasitas pabrik sebesar 20.000 ton per tahun. Proses ini menggunakan katalis alumina–silikat dalam reaktor multitube dengan kondisi operasi 300–350°C dan tekanan 30 bar. Hasil simulasi menunjukkan konversi metanol sebesar 85% per lintasan, dengan kemurnian produk DME mencapai lebih dari 99,5%. Total investasi modal (CAPEX) diperkirakan sebesar USD 12,8 juta, dan biaya operasi tahunan (OPEX) sekitar USD 13 juta. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar USD 5,2 juta, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 14,5%, Return on Investment (ROI) antara 15–17%, dan periode pengembalian modal selama enam tahun. Titik impas (BEP) tercapai pada 60–65% kapasitas desain. Berdasarkan hasil tersebut, proses produksi DME dinyatakan layak secara teknis dan ekonomis untuk diterapkan di industri, serta mendukung transisi energi bersih dan pengurangan ketergantungan terhadap impor LPG di Indonesia.
Referensi
Aries, R., & Newton, R. (1955). Chemical Engineering Cost Estimation. McGraw-Hill.
Branan, C. R. (2005). Rules of Thumb for Chemical Engineers (4th ed.). Elsevier.
Coulson, J. M., Richardson, J. F., Backhurst, J. R., & Harker, J. H. (1983). Chemical Engineering: Volume 6 – Design. Pergamon.
Dieterich, V., Neumann, K., Niederdränk, A., Spliethoff, H., & Fendt, S. (2024). Techno-economic assessment of renewable dimethyl ether production pathways. Energy, 301, 131688.
Fogler, H. S. (2004). Elements of Chemical Reaction Engineering (4th ed.). Prentice Hall.
Kirk-Othmer. (1998). Encyclopedia of Chemical Technology (Vol. 8). Wiley.
Kofler, R., Campion, N., Hillestad, M., Meesenburg, W., & Clausen, L. R. (2024). Techno-economic analysis of dimethyl ether production from biomass and off-grid renewable electricity. Energy & Fuels, 38(10), 8777–8803.
Kompas.com. (2025). Pemerintah targetkan Net Zero Emission 2060.
Ministry of Energy and Mineral Resources. (2022). Statistik Energi Indonesia.
Muazzam, Y., Yousaf, M., Zaman, M., Elkamel, A., Mahmood, A., Rizwan, M., & Adnan, M. (2022). Thermo-economic analysis of integrated hydrogen–methanol–DME production. Resources, 11(10), 85.
Pamungkas, W. A., Setyawati, R. B., Rifai, A. F., Setiawan, C. P., Budiman, A. W., & Inayati, I. (2023). Techno-economic study on DME as an LPG substitute.
Perry, R. H., & Green, D. W. (2019). Perry’s Chemical Engineers’ Handbook (9th ed.). McGraw-Hill.
Peters, M. S., & Timmerhaus, K. D. (1991). Plant Design and Economics for Chemical Engineers (4th ed.). McGraw-Hill.
Ramadhan, M. F., & Muthia, R. (2025). Advanced distillation technologies for DME production. Korean Journal of Chemical Engineering, 42, 505–527.
Smith, J. M., & Van Ness, H. C. (1993). Introduction to Chemical Engineering Thermodynamics (5th ed.). McGraw-Hill.
Supriyadi, F., Putra, I. A., Abriyant, R. Y., Sismartono, D., Wibowo, C. S., & Priyono, B. (2025). Techno-economic analysis of DME in Indonesia’s household energy sector. Scientific Contributions Oil and Gas, 48(2), 259–277.
Turton, R., Bailie, R. C., Whiting, W. B., & Shaeiwitz, J. A. (2012). Analysis, Synthesis, and Design of Chemical Processes (4th ed.). Prentice Hall.
Yaws, C. L. (1999). Chemical Properties Handbook. McGraw-Hill.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Yessa Julyana, Hendriyana, Een Taryana, Handoko Iskandar, Xbal Meiprastyo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menyerahkan artikel di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik untuk keperluan publikasi telah mengetahui bahwa Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik memberikan akses terbuka terhadap konten untuk mendukung pertukaran informasi mengenai ilmu pengetahuan, sesuai dengan penerbitan daring yang berbasis Open Access Journal dan mengikuti Creative Commons Attribution 4.0 International License. Sehingga penulis setuju dengan ketentuan-ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada pihak jurnal dengan pekerjaan secara bersamaan
di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan
dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi pertama artikel tersebut di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan
Aplikasi Teknik.
2. Penulis dapat melakukan perjanjian tambahan untuk hak distribusi non-eksklusif artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini
(misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mengakui bahwa
publikasi pertama dilakukan di Jurnal Teknik: Media Pengembangan dan Aplikasi Teknik.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk menyebarkan karya mereka secara daring (misalnya, dalam repositori institusi atau
laman web penulis) setelah artikel terbit (proses penerbitan artikel selesai). Hal ini terkait dengan imbas dari pertukaran
informasi yang produktif (Lihat Pengaruh Open Access).






